RUKYAT AWAL MAULID 1442 H

    Hilal Ibnu Syatir Ponorogo

Mempersiapkan pengamatan awal bulan RA 1442 H kali ini dengan penggunaan aplikasi PlanetDroid, Timestamp, Dioptra dan Kamera Android.

PlanitDroid untuk menunjukkan posisi azimut bulan muda dan matahari saat dan waktu diamati, yaitu terbenam matahari 17.17 Wib dengan azimut 260 derajat 32 menit dan terbenam hilal 17.53 wib dengan azimut 262 derajat 03 menit.

Timestamp dan dioptra untuk memastikan posisi matahari dan hilal di horizon barat dan AccuWeather mempertimbangkan cuaca daerah pengamatan yakni cuaca cerah berawan dengan kelembaban udara mencapai 63 %, dan kamera untuk mengabadikan suasana dan kondisi yang terjadi.

Achmad Mulyadi

Hasilnya: Saat matahari terbenam perlahan muncul mega kuning memerah akibat hamburan sinar matahari kemudian berubah gelap dan hilal tidak berhasil dilihat. Namun demikian, di lokasi pengamatan lain ternyata hilal sudah berhasil diamati dengan kasat mata oleh H. Inwanuddin,  M. Sholahuddin Kamil Chayyan, dan H. Sururul Fuad Condrodipo pukul 17.26 dengan ketinggian 3. 185 derajat dan kasat sensor oleh K. Mujayun Masjid Jamik Denanyar Jombang pukul 17.43 Wib dengan ketinggian 3.34 derajat serta Dr. Ahmad Junaidi, K. Syafruddin Rusydi & K. Ahmad Fauzan lokasi Ibnu Syatir Ponorogo pada pukul 17.39 Wib dengan ketinggian 2.75 derajat.

Asli Mandala Gapura Sumenep Madura Jawa Timur, Koordinator Perukyat Wilayah Madura, Pengabdi di IAIN Madura (dulu STAIN Pamekasan) , Mampir Tidur di Pondok Pesantren Mathali'ul Anwar Pangarangan Sumenep, Pernah Nyantri di Asrama MAPK Jember dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Bersandar di PMII dan NU, Ta'abbud Safari di RAUDHAH Masjid Nabawi dan Manasik Haji Mekkah (2014), Sekarang Nyantri di UIN Walisongo Semarang

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *